Jon Halty

Jon Halty

Bersatu, Kuat Kita Bersinar

Bersatu, Kuat Kita Bersinar
Apak Wadol - Bersatu Kuat Kita Bersinar, Salah satu hal yang membuat kita kuat adalah persatuan. Dalam segala aspek kehidupan apabila kita mau bersatu padu menggapai impian, meraih kesuksesan, merebut kemerdekaan maka bukan tidak mungkin semua itu akan terwujud dengan mudah.


Ibarat sapu lidi jika cuma sebatang susah buat menyapu namun ketika beberapa lidi diikat jadi satu maka akan mudah untuk menyapu kotoran, begitupun kita apabila mau bahu membahu bersatu padu akan mudah meraih apa yang dicita-citakan.

Dahulu Bangsa kita dijajah oleh belanda dengan sangat mudah dikuasai, karena pada saat itu kita belum mau bersatu, Masih berjuang sendiri-sendiri. Bahkan dengan sangat mudah belanda mengadu domba bangsa kita. Kesadaran Bersatu untuk berjuang bersama meraih kemerdekaan akhirnya timbul juga, pada Kongres Pemuda Kedua tanggal 27-28 Oktober 1928 tercetuslah sumpah pemuda yang menyatukan dari sabang - merauke menjadi Indonesia Negara kesayangan kita ini 
Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, 
mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, 
bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, 
bahasa Indonesia.

Indahnya persatuan saat ini dapat digambarkan dalam perlombaan panjat pinang, yang besar yang berbadan besar bersatu padu dengan yang cungkring saling panjat pundak demi mendapatkan hadiah yang ada diatas, namun lebih nikmat kerjasamanya apabila dibandingkan dengan hadiahnya. Sakitnya pundak sakitnya punggung bukan alasan untuk menyerah, dengan tekad yang kuat dan persatuan kita yakin bisa menaklukkaan licinnya pinang yang tinggi.

Pengalaman yang cukup bisa dikatan berat namun asyik memang yang namanya panjat pinang, karena memang tujuan dari panjat pinang tersebut juga untuk menggambarkan bagaimana susahnya meraih kemerdekaan indonesia, 350 tahun dijajah oleh orang-orang kejam, nyawa sudah banyak melayang darah banyak tertumpah.

Apakah kita rela tanah air yang diperjuangkan oleh para pahlawan kita yang telah mengorbankan segalanya bahkan nyawa dipertaruhkan demi untuk meraih kemerdekaan akan dihancurkan oleh segelintir orang yang mengaku akan mendirikan khilafah, yang tidak jelas konsepnya. Para Pahlawan pendiri bangsa ini sebagian besar adalah ulama dan kaum santri, jadi tidak mungkin apabila ideologi negara kita bertentangan dengan agama islam. Perlu kita sadari bahwa bangsa kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras yang tidak mungkin kita memaksakan mengganti ideologi negara ini.

Semoga semakin bertambahnya usia kemerdekaan negara kita akan semakin makmur saja bangsanya dari sabang - merauke. 

Selamat Ulang Tahun Negara Kita tercinta yang ke 72
NKRI Harga Mati
Pancasila Jaya
Nusantara Milik Kita.



Jangan Main Hakim Sendiri

Jangan Main Hakim Sendiri
Apak Wadol - Jangan Main Hakim Sendiri, Sahabat Apak Wadol sebagaimana kita ketahui baru-baru ini terjadi penghakiman masa dimana korban dkeroyok masa tanpa diberi kesempatan untuk memberikan keterangan yang sebenarnya terjadi hingga berahir sangat tragis dan tidak berperikemanusiaan dibakar hidup-hidup setelah dituduh mencuri amplifier mushola.


Apakah manusia jaman sekarang sudah tidak punya hati dan rasa sehingga dengan tega membakar sesama manusia, terlebih yang ikut mengeroyok konon katanya jama'ah mushola yang baru saja selesai shalat. Apakah begitu cara mengatasi masalah, apakah begitu cara menyelesaikan masalah, apakah begitu menghabisi nyawa tanpa belas kasihan.

Coba kalo kejadian itu terjadi pada keluarga, teman atau bahkan terjadi pada diri kita sendiri. Posisi Kita terpojok dengan tuduhan gemboran orang-orang ganas bercampur nafsu setan nafsu binatang yang dibungkus wujud manusia yang katanya baru selesai shalat berjama'ah.

Apakah ada perintahnya "setelah shalat berjama'ah beramai-ramai mengeroyok orang yang dicurigai mencuri terus dibakar" tentu saja tidak ada. Justru shalat itu sendiri fungsinya untuk menghilangkan rasa keji dan kemungkaran, eh ini bukan sadar malah main hakim sendiri.

Mari kita Renungkan, siapa yang paling menderita atas kejadian ini. Tentu keluarga korban, istrinya, anaknya, ibunya, teman-temannya. Apakah dibetulkan hukuman untuk pencuri harus dibakar hidup-hidup tentu tidak, dalam islam tidak pernah diajarkan yang demikian itu.

Apakah negara tidak punya alat penegak hukum, apakah negara kita sebobrok itu hingga tak lagi mampu membendung perbuatan brutal dan anarkis yang menghilangkan nyawa manusia dan membuat menderita keluarga dan teman-temannya.

Semoga kejadian seperti itu tidak akan pernah terulang kembali, dan semoga pihak berwajib mau mengusut kasus tersebut hingga tuntas, sehingga kekejian yang serupa tidak akan terulang kembali. Dan keluarga korban semoga tabah dan selalu dalam lindungan Allah SWT sehingga anak-anaknya kelak tidak diselimuti rasa dendam.

Mohon maaf jika tulisan ini sedikit aneh, ini cuma jerit suara hati admin yang saat ini merasa prihatin dengan kejadian yang sangat disayangkan tersebut, semoga saja tulisan ini sedikit menggugah hati nurani para sahabat semua, agar selalu dipikir dulu dalam setiap tindakan.

Sekali lagi saya berharap agar para warga yang baik untuk tidak main hakim sendiri, kita harus ingat kita hidup dinegara hukum bukan dalam jaman jahiliyah yang menjadikan hukum rimba sebagai acuannya, Kita manusia yang bermoral bukan binatang yang mengedapnkan nafsu, kita makhluk yang mulia yang dijadikan untuk saling mengasihi sesama.


Lapang Dada

Kau harus bisa Berlapang Dada kau harus bisa ambil hikmahnya, sepotong lirik lagu SO7 yang intinya ajakan positif mengambil sikap secara dewasa untuk menghadapi masalah saat tidak sesuai harapan kita lagi.

Diakhir lagu saat konser ada tambahan lirik seperti ini 
selagi kubisa bertemu denganmu
kusia-siakan semua waktuku
aku terhanyut dengan impianku
tinggi meninggi tak bisa kembali
aku tak tau bagaimana caranya 
membuka pembicaraan denganmu
aku tersesat kamu tersesat
banyak hal yang belum kau ceritakan

Intinya sebuah penyesalan karena telah menyia-nyiakan kesempatan saat ada waktu bersama pasangan, ini tidak hanya untuk pasangan saja si, bisa buat siapa saja termasuk buat orang tua ataupun sahabat kita.

Saat ada kesempatan bisa bertemu bisa bersama di alam dunia ini terkadang kita menyia-nyiakannya, sibuk dengan urusan kita sendiri. Lagu ini juga nyambung dengan lagu kehilangannya Bang Haji Rhoma Irama 

Kalo sudah tiada baru terasa
bahwa kehadirannya sungguh berharga 
sungguh berat aku rasa hidup tanpa dia
sungguh berat aku rasa kehilangan dia

Sebenarnya kalo dihayati secara mendalam setiap lagu ada makna dan tujuannya, umat Nabi Muhammad SAW memang sejak dulu sangat suka dan pandai bersyair, salah satu sebab Al Qur'an diturunkan juga karena umat Nabi Muhammad SAW pandai bersyair, sepandai-pandainya ahli sya'air pada saat itu sangat takjub dengan keindahan Alqur'an, ada ada yang berani mempungkiri keindahannya.

Abu Jahal dan Abu Lahab yang sangat memusuhi Nabi pun secara sembunyi-sembunyi mendengarkan lantunan ayat suci Al Qur'an, jadi memang umat jaman sekarang ini suka sekali dengan lagu-lagu. Jadi menurut saya pribadi asalkan lagu tersebut tidak bertentangan dengan ajaran islam tidak ada masalah kita menggunakannya untuk suatu kebaikan namun tetap pedoman utama Al qur'an.

Saya teringat sebuah maqolah yang indah
Lapang Dada

Ini adalah pegangan kaum Nahdliyin, NU. Bukan tanpa alasan NU menggunakan maqolah ini tapi mengingat kita manusia adalah makhluk yang dinamis, bukan robot. Yang dalam setiap zaman akan selalu menemui hal-hal baru yang pastinya ada yang bermanfaat dan juga ada yang tidak. Selagi hal tersebut ada manfaatnya masih boleh kita menggunakannya namun bila sama sekali tidak ada manfaatnya atau lebih banyak madlorot ketimbang manfaatnya lebih baik ditinggal.

Jangan jadi orang yang berfikir pendek, jika tak bisa menemukan dalil nya didalam AlQur'an atau Hadits langsung dianggap salah, lihat dulu ada tidak larangan untuk mengerjakan hal tersebut atau terlalu wagu dalam memahami isi AlQur'an atau Hadits. Seperti yang sedang marak saat ini, memanah dan berkuda adalah sunnah katanya. Memang benar dahulu Rosulullah menghimbau umatnya untuk berkuda dan belajar memanah. Sebab saat itu kendaraan yang termasuk hebat ya Kuda, senjata yang hebat Panah. Kalau saat ini banyak sekali yang hebat-hebat seperti teknologi, apa iya kita umat islam hanya sibuk belajar berkuda dan memanah sedangkan orang-orang diluar sana sudah jago teknologi yang lebih seram ketimbang senjata pada masa dahulu.

Semoga Ngenyis kali ini ada manfaatnya walaupun sedikit.

Do'a Masuk dan Keluar Toilet/Kamar Mandi

Do'a Masuk dan Keluar Toilet/Kamar Mandi
Do'a Masuk Kamar Mandi/Toilet

Sebagai Muslim kita sudah diberi banyak sekali contoh teladan oleh Baginda Nabi Agung Muhammad SAW, mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali semua ada tuntunannya. Bahkan akhir-akhir ini juga banyak yang bisa dibuktikan secara ilmiah apa yang telah diajarkan oleh Rosulullah, contohnya masuk toilet pakai kaki kiri dulu. Menurut Maulana Habib Luthfi, mendahulukan kaki kiri ketika hendak masuk kamar mandi ataupun toilet terdapat manfaat yang besar. “Ketika masuk dengan kaki kiri, dapat menutup hawa tidak baik dari kamar mandi. Demikian pula ketika keluar dengan kaki kanan. Semua ini dapat menjauhkan kita dari penyakit stroke,” 

Disamping Do'a nya adab hendak masuk dan keluar toilet/kamar mandi juga perlu diperhatikan, karena sangat berkaitan erat dengan kesehatan seperti yang telah dihaturkan oleh beliau Maulana Habib Luthfi dari Pekalongan masuk kaki kiri dulu dan keluar kaki kanan dulu serta jangan ngobrol ataupun membaca ayat Allah dalam toilet/kamar mandi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَا ئِثِ

Artinya :

Dengan Menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Ya Allah Aku berlindung kepadaMu dari godaan setan jantan dan godaan setan betina

Jangan lupa, do'a tersebut dibaca ketika diluar sebelum masuk kedalam kamat mandi/toilet, agar kita tidak melanggar etika masuk kamar mandi/toilet.


Do'a Keluar Kamar Mandi/Toilet



غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلهِ الّذِي اَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي وَاَبْقَى مَا يَنْفَعُنِي

Artinya :

Dengan memohon ampunanMu segala puji bagi Allah SWT yang telah menghilangkan kotoran yang telah menyakitiku dan yang telah menyehatkan kembali dan menetapkan kekuatan (dari saripati makanan dan minuman) yang bermanfaat untukku  



Do'a Setelah selesai istinjak (cebok)

Dibaca Setelah keluar dari kamar mandi/toilet

اَللّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْجِي مِنَ الْفَوَاحِشِ

Artinya :

Ya Allah bersihkanlah hatiku ini dari kemunafikan dan jagalah kemaluanku ini dari hal-hal yang buruk (yang engkau larang)

Begitu indahnya agama islam, sampai-sampai hal yang paling kecil hingga yang paling besarpun ada tuntunannya. Bersyukurlah bagi kita yang dilahirkan dalam kalangan umat islam dan diberi keimanan sehingga kita hingga saat ini masih mendapatkan cahaya keimanan.

berilah contoh yang baik untuk sesama muslim maupun untuk non muslim, sehingga lantaran keteladanan yang kita lakukan sehari-hari mampu menarik minat non muslim untuk mengikuti agama kita islam yang rohmatan lil 'alamin.

Apabila ada yang salah diingatkan dengan cara yang baik, itulah islam yang Nabi Agung Muhammad SAW tuntunkan untuk kita umat akhir zaman. Dewasa ini banyak golongan yang suka menyalahkan orang lain bahkan sampai mengkafir-kafirkan saudaranya yang islam. Padahal yang dicontohkan oleh Rosulullah ialah mengajak kebaikan, mengajak dengan cara yang baik. Mengajak dengan hikmah dan perkataan yang baik.

Semoga apa yang telah diuraikan di atas bermanfaat bagi kita semua

Baca Juga :  Do'a

Tanda – tanda Kematian

Tanda – tanda Kematian
Mati, sebuah kata yang tidak asing untuk kita, seorang makhluk yang tak berdaya. Kematian selalu mengintai kita kapan saja dan dimana saja, tua, muda, kaya, miskin, laki–laki, perempuan, semua mendapat kesempatan yang sama untuk urusan yang satu ini. Tidak ada ukuran pasti untuk kematian, yang sudah tua, bahkan sudah sakit–sakitan masih kuat hidup, sedangkan yang muda gagah sehat mati duluan namun demikian perlu kita ketahui tentang tanda tanda kematian agar kita lebih siap mengahadapinya. Semua makhluk  Allah pasti akan merasakan yang namanya kematian.

Mati bukanlah hal yang baru, namun mati sudah ada sejak manusia diturunkan ke bumi sebab syarat untuk masuk surga adalah kematian. Mati merupakan sarana kita menuju kehidupan selanjutnya,, dengan adanya kematian, diharapkan kita hidup tidak seenaknya sendiri. Karena kematian selalu mengintai kita, maka kita harus siap setiap saat, setiap waktu. Modal yang paling utama untuk mengahdapi kematian adalah katakwaan, karena janji Allah orang yang takwa disiapkan surga yang penuh kenikmatan.

Bicara soal kematian ada sebuah kisah klasik yang semoga saja mampu mengingatkan kita akan datangnya kematian, walaupun kematian memang tidak terduga kedatanganya.

Nabi Ya’qub AS suatu ketika sedang duduk santai didepan rumah sambil tafakur, memikirkan keindahan alam buatan Allah. Sedang enak–enak tafakur datanglah seorang tamu yang sangat gagah menghampiri beliau. Disapanya Nabi Ya’qub oleh tamu tersebut “Assalamu’alaikum Ya Nabi Allah” “Wa’alaikumus-salam warohmatullahi wabarokaatuh Ya malakul maut” sahut Nabi Ya’qub AS.  Ternyata yang datang malaikat Izro’il malaikat pencabut nyawa.

Nabi Ya’qub AS lantas menanyakan perihal kedatangan Malaikat maut tersebut “wahai Malaikat Maut, apakah kedatanganmu hendak mencabut nyawaku ?“ Malaikat Maut menjawab “tidak wahai Nabi Allah, kedatanganku hanya hendak silaturrohim, mengunjungi engkau wahai Nabi Allah” Nabi Ya’qub bertanya kembali “jika suatu saat engkau datang hendak mencabut nyawaku berilah tanda – tanda kepadaku malaikat maut” Malaikat menjawab “insyaAllah wahai Nabi Allah”.

Malaikat Maut pun pergi meninggalkan Nabi Ya’qub. Hari berganti hari, minggu berganti minggu bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun usia Nabi Ya’qub pun makin bertambah tua. Gigi sudah mulai ompong, rambut mulai berubah warna jadi putih dan tulang punggung makin membungkuk.

Di usia senja Nabi Ya’qub tetap rajin menjalankan ibadah kepada Allah SWT, ketika Nabi Ya’qub hendak melaksanakan shalat sunnah datanglah Malaikat Maut menghampiri beliau. “Assalamu’alaikum Ya Nabi Allah” Nabi Ya’qub menjawab “wa’alaikumussalam warohmatullah Ya Malakul Maut, kedatanganmu kali ini hendak silaturrohom atau hendak mencabut nyawaku wahai Malakul Maut ?“ Malaikat menjawab “kedatanganku kali ini hendah melaksanakan perintah Allah yang mulia, hendak mencabut nyawa engkau wahai Nabi Allah”

Nabi Ya’qub yang sangat kaget lantas berkata “wahai Malakul Maut bukankah Aku telah meminta kepadamu tanda – tanda akan datangnya kematian ?” Malaikat menjawab “bukankah Aku telah memberikan tanda – tanda tersebut kepada engkau wahai Nabi Allah ?” semakin terheran Nabi Ya’qub AS bertanya kembali “wahai Malakul Maut, kapan engaku datang kepadaku memberikan tanda – tanda tersebut ? padahal engkau baru datang kembali kali ini” Malaikat menjawab “bukankah Aku telah kirimkan tiga tanda kepada engakau wahai Nabi Allah ? gigi yang dulu masih utuh dan kuat kini sudah rontok, rambut yang dulu hitam pekat kini telah berubah menjadi putih,tulang belakang yang dulu gagah kokoh kini telah membungkuk, apakah engkau tidak menyadari itu wahai Nabi Allah ?  

Menyadari akan hal tersebut Nabi Ya’qub AS lantas meminta kepada Malaikat Maut untuk menunggu sejenak, beliau akan melaksanakan shalat sunnah 2 rokaat. Namun Malaikat Maut menolaknya, kematian kalau sudah ditetapkan tidak bisa dimajukan ataupun diundurkan, harus segera dilaksanakan. Akhirnya Malaikat Maut pun mencabut nyawa Nabi Ya’qub AS.

Coba kita renungkan, seorang Nabi saja meminta sedikit waktu sekadar 2 rokaat untuk diundurkan proses pencabutan nyawanya namun ditolak. Karena memang kematian kalau sudah ditentukan tidak bisa diajukan maupun diundurkan. Semoga kisah yang sedikit ini bermanfaat.

Minuman Syubhad, Ibadah Tidak Khusu'

Minuman Syubhad, Ibadah Tidak Khusu'
Pada suatu malam Sayidina Ali karromallahu wajhah hendak melaksanakan ibadah malam, ketika beliau sedang bertahajud merasa ada yang aneh, tidak biasanya begitu. kali ini merasa susah sekali khusu'. sesaat Sayidina Ali merenung, berfikir barangkali beliau maksiat di siang hari, ternyata tak didapatinya satu maksiatpun. kembali beliau merenungkan masalah itu, namun tetap saja belum mendapat titik terang. Akhirnya beliau menghampiri istri tercinta Sayidah Fatimah Az zahra ra, kemudian beliau mengutarakan apa yang sekarang sedang dialami. 

Sayidina Ali pun bertanya "wahai istriku, malam ini Aku sungguh susah melaksanakan tahajud, kegiatan rutinku. Padahal biasanya sangat merasa nikmat sekali, apakah engkau memberi makanan atau minuman  yang tidak jelas asal usulnya siang tadi ?" Sayidah Fatimah menjawab "sungguh Aku tak berani memberi engkau makanan ataupun minuman yang tidak jelas asal-usulnya wahai suamiku, seperti biasa saya siapkan susu kambing dari hasil ternak kita untuk minuman engkau suamiku" Sayidina Ali "mungkin susu kambing itu penyebabnya minuman syubhad, ibadah tidak khusyu', tolong besok panggilkan penggembala kambing kita" 


Keesokan harinya sayidah fatimah memanggil pengembala kambingya, kemudian Sayidina Ali bertanya kepada pengembala kambing "wahai pengembala kambing, adakah engkau memberi makan kambing-kambing ternak kita dengan makanan yang bukan hak kita ?" Pengembala "sungguh tidak berani tuan hamba memberi makan kambing tuan dengan makanan yang bukan hak kita" Sayidina Ali "tolong di ingat-ingat kembali, atau mungkin ketika kau tak melihat kambing-kambing itu makan tanaman warga" Pengembala "ya tuanku, Aku ingat. tadi ketika kambing kugiring untuk pulang kambing itu makan tanaman warga, maafkan aku tuanku barangkali saya kurang bisa menjaga ternak tuan" Sayidina Ali "tak apa pengembala, engkau tak salah"



Betapa telitinya seorang Sayidina Ali, sampai-sampai makanan ataupun minuman yang beliau konsumsi dipertanyakan darimana asalnya. Bayangkan sari dari makanan yang dimakan kambing dan telah jadi susu kemudian dikonsumsi bisa menyebabkan ibadah tidak khusu’ apalagi yang jelas-jelas haram. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita dari keburukan-keburukan apa saja yang menyebabkan kita berani memakan makanan yang syubhat lebih-lebih yang haram



Amin . . . .





Istri Sholihah

Assalamu'alaikum sobat bloger dimanapun Anda berada, pada postingan kali ini saya akan coba membahas tentang Istri Sholihah, seperti biasa saya akan menyajikan cerita inspiratif  karena memang blog ini akan saya isi dengan cerita cerita. Bukan rahasia lagi bila istri sholihah adalah idaman setiap lelaki.
Istri Sholihah

langsung saja kita simak cerita berikut ini :

Alkisah pada zaman rasulullah ada pasangan suami istri yang setia, mereka hidup dalam kesederhanaan. suaminya yang mata pencaharianya berdagang harus rela pergi jauh sekadar untuk berdagang, karena memang kebiasaan orang arab pada masa itu berdagang antar kota bahkan antar negara. Suatu hari sang suami hendak berangkat berdagang suamipun berpesan pada istrinya agar jangan keluar rumah hingga suaminya pulang, segala kebutuhan hidup telah disiapkan untuk satu bulan kedepan. berangkatlah suami berdagang, selang beberapa hari suami berangkat berdagang datanglah ayah sang istri mengabarkan bahwa ibunya sakit keras dan ingin bertemu dengannya, namun sang istri dengan perasaan bingung akhirnya memutuskan untuk tidak pergi walaupun ibunya sedang sakit keras dengan alasan taat pada sang suami yang telah berpesan kepada istri agar tidak keluar rumah sampe suaminya pulang. Pada zaman rosul memang belumada hand phone jadi tidak bisa sang istri memohon izin dengan telpon, bbm ataupun sms, beda dengan zaman sekarang yang sudah moderen. Akhirnya Ayahnya pulang dengan perasaan kecewa.

beberapa hari kemudian ayahnya datang lagi mengabarkan bahwa ibunya semakin parah sakitnya dan ingin bertemu dengannya, namun karena rasa taatnya kepada suaminya akhirnya sang istri tetap menolak, belum berani keluar hingga suaminya pulang. Sekali lagi ayahnya datang mengabarkan iibunya telah tiada, dengan perasaan yang pecah dan sangat bingung sang istri tetap tidak berani keluar sampai-sampai di anggap sebagai anak durhaka oleh ayahnya. 

selang beberapa hari suaminya pulang dan sang istri langsung menyambut suami dengan tangisan seraya menceritakan apa yang telah terjadi, akhirnya suami meminta maaf kepada istrinya dan mengajak sang istri menemui Baginda Rosulullah SAW untuk menceritakan kejadian tersebut, kabar gembirapun disampaikan oleh Rosulullah SAW sebab barokah ketaatan istri sama suami tersebutlah sang ibu masuk surga, jika istri tersebut tetap keluar untuk menjenguk ibunya malah sang ibu akan dimasukan kedalam neraka karena sang istri melanggar perintah suami.

Dari kisah tersebut dapat di ambil hikmah bahwa ketaatan istri terhadap suami dapat memberi barokah kepada kedua orang tua, tidak hanya untuk dirinya sendiri. Bahkan jika Allah tidak melarang manusia untuk sujud kepada selain Allah Reosulullah akan memerintahkan seorang istri bersujud kapada suaminya, itu mnenunjukan betapa penting sekali taat kepada suami selama tidak melanggar aturan agama. Semoga para istri dan calon istri yang membaca kisah ini terinspirasi dan termitivasi untuk jadi istri yang sholihah.



Back To Top