Jangan Main Hakim Sendiri

Jangan Main Hakim Sendiri
Apak Wadol - Jangan Main Hakim Sendiri, Sahabat Apak Wadol sebagaimana kita ketahui baru-baru ini terjadi penghakiman masa dimana korban dkeroyok masa tanpa diberi kesempatan untuk memberikan keterangan yang sebenarnya terjadi hingga berahir sangat tragis dan tidak berperikemanusiaan dibakar hidup-hidup setelah dituduh mencuri amplifier mushola.


Apakah manusia jaman sekarang sudah tidak punya hati dan rasa sehingga dengan tega membakar sesama manusia, terlebih yang ikut mengeroyok konon katanya jama'ah mushola yang baru saja selesai shalat. Apakah begitu cara mengatasi masalah, apakah begitu cara menyelesaikan masalah, apakah begitu menghabisi nyawa tanpa belas kasihan.

Coba kalo kejadian itu terjadi pada keluarga, teman atau bahkan terjadi pada diri kita sendiri. Posisi Kita terpojok dengan tuduhan gemboran orang-orang ganas bercampur nafsu setan nafsu binatang yang dibungkus wujud manusia yang katanya baru selesai shalat berjama'ah.

Apakah ada perintahnya "setelah shalat berjama'ah beramai-ramai mengeroyok orang yang dicurigai mencuri terus dibakar" tentu saja tidak ada. Justru shalat itu sendiri fungsinya untuk menghilangkan rasa keji dan kemungkaran, eh ini bukan sadar malah main hakim sendiri.

Mari kita Renungkan, siapa yang paling menderita atas kejadian ini. Tentu keluarga korban, istrinya, anaknya, ibunya, teman-temannya. Apakah dibetulkan hukuman untuk pencuri harus dibakar hidup-hidup tentu tidak, dalam islam tidak pernah diajarkan yang demikian itu.

Apakah negara tidak punya alat penegak hukum, apakah negara kita sebobrok itu hingga tak lagi mampu membendung perbuatan brutal dan anarkis yang menghilangkan nyawa manusia dan membuat menderita keluarga dan teman-temannya.

Semoga kejadian seperti itu tidak akan pernah terulang kembali, dan semoga pihak berwajib mau mengusut kasus tersebut hingga tuntas, sehingga kekejian yang serupa tidak akan terulang kembali. Dan keluarga korban semoga tabah dan selalu dalam lindungan Allah SWT sehingga anak-anaknya kelak tidak diselimuti rasa dendam.

Mohon maaf jika tulisan ini sedikit aneh, ini cuma jerit suara hati admin yang saat ini merasa prihatin dengan kejadian yang sangat disayangkan tersebut, semoga saja tulisan ini sedikit menggugah hati nurani para sahabat semua, agar selalu dipikir dulu dalam setiap tindakan.

Sekali lagi saya berharap agar para warga yang baik untuk tidak main hakim sendiri, kita harus ingat kita hidup dinegara hukum bukan dalam jaman jahiliyah yang menjadikan hukum rimba sebagai acuannya, Kita manusia yang bermoral bukan binatang yang mengedapnkan nafsu, kita makhluk yang mulia yang dijadikan untuk saling mengasihi sesama.


Labels: Ngenyis, Renungan

Thanks for reading Jangan Main Hakim Sendiri. Please share...!

0 Comment for "Jangan Main Hakim Sendiri"

Back To Top